Automatic Transfer Switch (ATS): Panduan Pilih untuk Backup Listrik
Budi Santoso
Insinyur desain perangkat keras yang berspesialisasi dalam sistem penyimpanan energi dan pembangkit listrik tenaga surya.
2026-07-21

ATS otomatis memindahkan sumber listrik ke daya cadangan saat PLN padam tanpa perlu manual. Kenali spesifikasi asli dan cara kerja perpindahannya.
Apa Itu ATS dan Kenapa Berbeda dari Saklar Manual
Automatic Transfer Switch (ATS) memindahkan sumber daya listrik antara jalur normal (PLN) dan jalur cadangan secara otomatis ketika terjadi gangguan, tanpa perlu ada orang yang memindahkan saklar secara manual. Perlu dicatat, ATS ini tidak menyalakan atau mematikan generator/genset itu sendiri — fungsinya murni memindahkan jalur sumber daya yang sudah tersedia.
Spesifikasi TOMZN ATS 2P
- Rating arus: tersedia varian 63A, 100A, dan 125A
- Tegangan: AC 220–230V, 60Hz
- Waktu perpindahan (switch time): kurang dari 4 detik
- Standar: IEC60947-6-1, GB/T14048.11
- Kondisi lingkungan operasi: -5 hingga +40°C, ketinggian instalasi maksimal 2000 meter di atas permukaan laut
- Mode: otomatis dan manual (tombol otomatis untuk perpindahan otomatis, tombol manual untuk perpindahan arah secara manual)
Cara Kerja Perpindahan Otomatis
ATS ini menjadikan daya normal (PLN) sebagai prioritas utama. Ketika daya normal aktif, saklar akan berada di posisi normal. Saat daya normal padam dan daya cadangan tersedia, saklar akan otomatis berpindah ke daya cadangan dalam waktu kurang dari 4 detik. Perlu diperhatikan bahwa daya sempat terputus sesaat selama proses perpindahan berlangsung.
Memilih Rating yang Sesuai Kebutuhan Beban
Rating arus ATS (63A/100A/125A) harus disesuaikan dengan total beban listrik yang akan dialihkan, bukan sekadar kapasitas daya PLN yang terpasang. Menghitung total beban kritikal yang perlu tetap menyala saat listrik padam akan membantu menentukan rating yang tepat tanpa berlebihan.
⚠️ Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Instalasi
- ATS ini tidak berfungsi menyalakan genset secara otomatis — pastikan sumber daya cadangan sudah siap sebelum ATS bisa memindahkan jalur ke sana.
- Perhatikan bahwa daya akan terputus sesaat (kurang dari 4 detik) selama proses perpindahan — pastikan perangkat sensitif memiliki UPS tambahan bila tidak boleh terputus sama sekali.
- Pastikan instalasi dilakukan sesuai standar oleh teknisi yang memahami sistem kelistrikan dual power.
Kesimpulan
ATS memberi kemudahan berpindah otomatis antara daya PLN dan daya cadangan tanpa campur tangan manual, sangat berguna untuk lokasi yang sering mengalami pemadaman listrik. Dengan memilih rating arus yang sesuai beban dan memahami keterbatasannya (tidak menyalakan genset otomatis), ATS bisa menjadi solusi backup listrik yang andal.
Produk Terkait
Artikel Terkait

Panduan Lengkap PLTS: Memahami Pembangkit Listrik Tenaga Surya dari A sampai Z

Estimasi Biaya Pemasangan PLTS Atap Rumah di Indonesia: Simulasi Lengkap & Data Terkini

Panduan Perawatan PLTS Atap Rumah: Cara Merawat Agar Awet, Optimal, dan Tahan Puluhan Tahun
Produk Pilihan
Jelajahi biled, baterai LiFePO4, solar off-grid, dan proteksi kelistrikan terlengkap