Energi Surya13 menit baca

Panduan Perawatan PLTS Atap Rumah: Cara Merawat Agar Awet, Optimal, dan Tahan Puluhan Tahun

Budi Santoso

Budi Santoso

Insinyur desain perangkat keras yang berspesialisasi dalam sistem penyimpanan energi dan pembangkit listrik tenaga surya.

2026-06-24

Panduan Perawatan PLTS Atap Rumah: Cara Merawat Agar Awet, Optimal, dan Tahan Puluhan Tahun

PLTS atap bisa bertahan 25–30 tahun, tapi hanya jika dirawat dengan benar. Pelajari jadwal perawatan, cara membersihkan panel, jenis kerusakan yang harus diwaspadai, dan kapan harus mengganti komponen.

Mengapa Perawatan PLTS Itu Penting?

Sistem PLTS atap dirancang untuk bertahan 25–30 tahun, tetapi angka ini hanya tercapai jika sistem dirawat dengan benar. Tanpa perawatan, panel yang kotor saja bisa kehilangan 15–25% produksi energi. Kabel yang longgar bisa menyebabkan kebakaran. Inverter yang kepanasan bisa mati total dalam 5 tahun, padahal seharusnya bertahan 10–15 tahun.

Kabar baiknya: PLTS adalah sistem yang sangat minim perawatan — tidak ada komponen bergerak, tidak ada bahan bakar, tidak ada pelumasan. Dengan rutinitas sederhana yang hanya memakan waktu beberapa jam per tahun, Anda dapat menjaga sistem tetap berproduksi optimal selama puluhan tahun.

Umur Pakai Setiap Komponen PLTS

Sebelum membahas perawatan, penting untuk memahami ekspektasi umur pakai setiap komponen agar Anda tahu kapan harus waspada dan kapan harus menyiapkan anggaran penggantian:

Umur Pakai Komponen PLTS:
──────────────────────────────────────────────
Komponen               Umur Pakai    Garansi
──────────────────────────────────────────────
Panel surya            25–30 tahun   25 thn*
Inverter string        10–15 tahun   5–10 thn
Microinverter          20–25 tahun   10–25 thn
Inverter hybrid        10–15 tahun   5–10 thn
Baterai LiFePO4        10–15 tahun   5–10 thn
Baterai lead-acid      3–5 tahun     1–2 thn
Kabel DC solar         25+ tahun     —
MC4 Connector          25+ tahun     —
Mounting aluminium     25+ tahun     10 thn
SCC MPPT               10–15 tahun   2–5 thn
──────────────────────────────────────────────
* Garansi performa panel: daya output minimal
  80% dari kapasitas awal setelah 25 tahun.
  Degradasi rata-rata: 0,5–0,7% per tahun.

Catatan penting untuk iklim tropis: Di Indonesia, suhu dan kelembaban tinggi sepanjang tahun membuat komponen elektronik (terutama inverter) bekerja lebih keras. Umur pakai inverter di daerah tropis umumnya 10–20% lebih pendek dibanding instalasi di daerah beriklim sedang.

Jadwal Perawatan PLTS: Kalender Tahunan

Berikut jadwal perawatan yang direkomendasikan untuk sistem PLTS atap rumah di Indonesia:

Setiap Bulan (5 menit)

  • Cek monitoring system — Periksa aplikasi monitoring (Growatt ShinePhone, Deye Cloud, atau sejenisnya) untuk memastikan produksi energi harian sesuai ekspektasi. Penurunan drastis yang tidak terkait cuaca bisa mengindikasikan masalah.
  • Inspeksi visual cepat — Lihat panel dari bawah. Apakah ada kotoran burung yang menumpuk, daun yang menutupi, atau benda asing di atas panel?

Setiap 2–3 Bulan (30–60 menit)

  • Pembersihan panel — Bersihkan permukaan panel dari debu, kotoran burung, dan serbuk sari. Di daerah berdebu atau dekat konstruksi, frekuensi ini bisa ditingkatkan menjadi setiap bulan.
  • Periksa area sekitar panel — Pastikan tidak ada pertumbuhan tanaman atau pohon baru yang membuat bayangan pada panel.

Setiap 6 Bulan (1–2 jam)

  • Inspeksi kabel dan konektor — Periksa semua konektor MC4, sambungan kabel DC, dan terminal grounding. Cari tanda-tanda korosi, kabel terkelupas, atau sambungan yang longgar.
  • Periksa inverter — Bersihkan debu di sekitar ventilasi inverter. Periksa indikator LED apakah menunjukkan error. Pastikan tidak ada suara berdengung yang tidak normal.
  • Periksa mounting structure — Pastikan baut dan bracket masih kencang, tidak ada tanda korosi atau karat pada struktur penopang.

Setiap Tahun (setengah hari / panggil teknisi)

  • Inspeksi profesional — Teknisi memeriksa tegangan dan arus setiap string panel, menguji impedansi grounding, memverifikasi kinerja inverter, dan memeriksa integritas seluruh sistem kelistrikan.
  • Termografi inframerah — Untuk sistem di atas 3 kWp, disarankan melakukan pemindaian termal (thermal imaging) untuk mendeteksi hot spot, sambungan yang memanas, atau sel yang bermasalah.
  • Kalibrasi monitoring — Bandingkan data monitoring dengan pembacaan meter listrik aktual untuk memastikan akurasi.

Cara Membersihkan Panel Surya yang Benar

Pembersihan panel adalah perawatan paling penting dan paling sering dilakukan. Berikut panduan langkah demi langkah:

Alat yang Dibutuhkan

  • Selang air dengan nozzle biasa (bukan jet bertekanan tinggi)
  • Sikat lembut berbahan busa atau microfiber dengan gagang panjang
  • Ember berisi air bersih
  • Sabun cuci piring cair yang lembut (opsional, untuk kotoran membandel)
  • Kain lap microfiber (opsional, untuk pengeringan)

Langkah Pembersihan

  1. Pilih waktu yang tepat — Bersihkan pada pagi hari (sebelum jam 09.00) atau sore hari (setelah jam 16.00) saat panel tidak panas. Menyiram air dingin ke panel yang panas bisa menyebabkan thermal shock dan retak mikro pada kaca.
  2. Bilas dengan air bersih — Semprotkan air dari selang ke seluruh permukaan panel untuk melunakkan dan membilas debu serta kotoran ringan.
  3. Gosok lembut — Gunakan sikat busa lembut yang sudah dibasahi untuk menggosok kotoran yang membandel. Gosok searah, dari atas ke bawah.
  4. Bilas ulang — Semprotkan air bersih untuk membilas semua sisa sabun dan kotoran yang terlepas.
  5. Biarkan mengering — Panel akan mengering secara alami. Jika ingin, lap dengan kain microfiber untuk menghindari bercak air mineral.

Yang TIDAK Boleh Dilakukan

  • Jangan gunakan jet bertekanan tinggi (pressure washer) — Tekanan air yang tinggi bisa merusak segel kedap air pada frame panel dan menyebabkan air masuk ke sisi belakang panel.
  • Jangan gunakan bahan kimia keras — Pemutih, aseton, cairan pembersih lantai, atau bahan abrasif akan merusak lapisan anti-refleksi (AR coating) pada kaca panel, menurunkan efisiensi secara permanen.
  • Jangan gunakan alat logam atau sikat kasar — Goresan pada permukaan kaca mengurangi transmisi cahaya dan bersifat permanen.
  • Jangan berjalan di atas panel — Beban terkonsentrasi pada kaki Anda bisa menyebabkan retak mikro pada sel surya yang tidak terlihat dari luar tapi menurunkan output secara signifikan.
  • Jangan bersihkan saat panel panas — Perbedaan suhu mendadak (air dingin ke kaca panas) bisa menyebabkan thermal shock.

5 Jenis Kerusakan Panel yang Harus Diwaspadai

Memahami jenis kerusakan membantu Anda mendeteksi masalah lebih dini sebelum menjadi kerusakan besar:

1. Hot Spot (Titik Panas)

Hot spot terjadi ketika satu atau beberapa sel surya dalam rangkaian seri tertutup bayangan, kotoran, atau daun secara terus-menerus. Sel yang tertutup ini menjadi beban resistif alih-alih menghasilkan listrik — seluruh arus dari sel lain "dipaksa" melewatinya, menyebabkan suhu naik drastis hingga 150°C.

Dampak: Kerusakan permanen pada sel surya, penurunan output string, dan dalam kasus ekstrem bisa menyebabkan lapisan EVA (Ethylene Vinyl Acetate) terbakar atau bahkan kebakaran panel.

Pencegahan:

  • Pastikan tidak ada bayangan parsial yang menutupi sebagian panel secara terus-menerus.
  • Bersihkan kotoran burung dan daun yang menempel secara rutin.
  • Gunakan panel dengan bypass diode yang berfungsi baik — komponen ini mengalihkan arus melewati sel yang bermasalah.
  • Lakukan pemindaian termal (thermal imaging) setahun sekali untuk mendeteksi hot spot dini.

2. Retak Mikro (Microcracks)

Sel surya terbuat dari wafer silikon yang sangat tipis (sekitar 0,15–0,2 mm). Retak mikro bisa terjadi akibat benturan fisik, pemasangan yang kasar, atau siklus termal (pemuaian dan penyusutan berulang akibat perubahan suhu siang-malam).

Dampak: Retak mikro awalnya tidak terlihat dan tidak langsung memengaruhi performa. Namun seiring waktu, retakan melebar akibat siklus termal dan kelembaban, menyebabkan bagian sel terputus secara elektris (inactive cell area) dan menurunkan output panel secara progresif.

Pencegahan:

  • Pilih panel dari produsen tier-1 yang menggunakan sel half-cut (lebih tahan retak).
  • Pastikan proses handling saat instalasi dilakukan dengan hati-hati — jangan meletakkan panel di permukaan yang tidak rata.
  • Deteksi menggunakan uji elektroluminesensi (EL test) oleh teknisi profesional.

3. Snail Trail (Jejak Siput)

Snail trail adalah garis-garis cokelat atau keperakan menyerupai jejak siput yang muncul pada permukaan sel surya. Biasanya mulai terlihat 3–5 bulan setelah instalasi dan merupakan indikasi adanya retak mikro yang memungkinkan uap air dan oksigen meresap ke dalam sel melalui lapisan enkapsulasi.

Dampak: Penurunan output panel sebesar 5–10% dalam beberapa tahun pertama, dan terus memburuk seiring bertambahnya retakan.

Pencegahan: Pilih panel dengan material enkapsulasi berkualitas tinggi (EVA atau POE grade A) dan proses laminasi yang terkontrol ketat. Panel murah dari produsen tidak jelas sering mengalami masalah ini.

4. Potential Induced Degradation (PID)

PID adalah fenomena penurunan performa yang disebabkan oleh perbedaan tegangan tinggi antara sel surya dan frame panel yang di-grounding. Arus bocor (leakage current) mengalir melalui lapisan kaca dan enkapsulasi, menyebabkan akumulasi muatan negatif pada permukaan sel.

Dampak: Penurunan output hingga 30% atau lebih pada kasus yang parah, sering kali tidak terdeteksi hingga inspeksi profesional dilakukan.

Pencegahan:

  • Gunakan panel yang bersertifikat anti-PID (sebagian besar panel tier-1 modern sudah anti-PID).
  • Pastikan sistem grounding terpasang dengan benar sesuai standar.
  • Beberapa inverter modern memiliki fitur anti-PID yang menerapkan tegangan pemulihan pada malam hari.

5. Delaminasi dan Yellowing

Delaminasi adalah terlepasnya ikatan antara lapisan kaca depan, EVA, sel surya, dan backsheet. Yellowing adalah menguningnya lapisan EVA akibat paparan sinar UV selama bertahun-tahun.

Dampak: Delaminasi memungkinkan masuknya kelembaban yang mempercepat korosi dan degradasi. Yellowing mengurangi transmisi cahaya ke sel surya, menurunkan output 3–5%.

Pencegahan: Tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pengguna karena ini adalah masalah kualitas manufaktur. Pilih panel dengan garansi produk (bukan hanya garansi performa) minimal 10–12 tahun dari produsen terpercaya.

Perawatan Inverter: Jantung Sistem PLTS

Inverter adalah komponen yang paling sering bermasalah dan memiliki umur pakai terpendek dalam sistem PLTS. Perawatan yang tepat bisa memperpanjang umurnya secara signifikan:

Tips Perawatan Inverter

  1. Pastikan ventilasi memadai — Inverter menghasilkan panas saat beroperasi. Jangan memasang inverter di ruang tertutup tanpa sirkulasi udara atau terkena sinar matahari langsung. Suhu ruang idealnya di bawah 40°C. Setiap 10°C kenaikan suhu di atas batas desain bisa memangkas umur komponen elektronik hingga 50%.
  2. Bersihkan debu secara berkala — Debu yang menutupi heatsink dan kipas pendingin mengurangi kemampuan pembuangan panas. Gunakan kuas kering atau kompresor udara bertekanan rendah setiap 3–6 bulan.
  3. Periksa indikator LED dan error code — Catat error yang muncul dan cari maknanya di manual atau aplikasi monitoring. Jangan abaikan error berulang — bisa jadi tanda awal kerusakan.
  4. Lindungi dari kelembaban — Meskipun sebagian besar inverter memiliki rating IP65, paparan hujan langsung terus-menerus tetap berisiko jangka panjang. Pastikan inverter terpasang di area yang terlindung.
  5. Periksa kekencangan terminal — Terminal input DC dan output AC bisa mengendur seiring waktu akibat siklus pemuaian termal. Terminal yang longgar menyebabkan resistansi tinggi, panas berlebih, dan bahkan kebakaran.

Tanda-Tanda Inverter Perlu Diganti

  • Error code yang sama muncul berulang kali meskipun sudah di-reset.
  • Produksi energi menurun signifikan meskipun panel dalam kondisi bersih dan cuaca cerah.
  • Suara berdengung atau buzzing yang abnormal.
  • Kipas pendingin tidak berputar saat inverter aktif.
  • Inverter sering restart sendiri (tripping) tanpa sebab jelas.

Garansi Inverter di Indonesia

Beberapa merek populer dan garansi standarnya:

Garansi Inverter Merek Populer:
──────────────────────────────────────────────
Merek          Garansi Standar   Perpanjangan
──────────────────────────────────────────────
Growatt        5 tahun           Hingga 10 thn
Deye           5 tahun           Hingga 10 thn
Goodwe         5 tahun           Hingga 10 thn
Huawei         5 tahun           Hingga 10 thn
SMA            5 tahun           Hingga 20 thn
Enphase*       10 tahun          Hingga 25 thn
──────────────────────────────────────────────
* Enphase adalah microinverter

Tips: Beberapa merek menawarkan perpanjangan garansi berbayar. Mengingat biaya penggantian inverter 3–5 kW bisa mencapai Rp 5–15 juta, membayar perpanjangan garansi hingga 10 tahun sering kali merupakan investasi yang bijak.

Perawatan Baterai LiFePO4

Untuk sistem hybrid atau off-grid yang menggunakan baterai, perawatan baterai sama pentingnya dengan perawatan panel:

Yang Harus Diperhatikan

  • Jaga SOC (State of Charge) antara 10–90% — Hindari mengosongkan baterai hingga 0% atau mengisi hingga 100% secara terus-menerus. Sebagian besar BMS (Battery Management System) sudah mengatur ini, tetapi pastikan pengaturan di inverter Anda benar.
  • Pantau suhu operasi — Baterai LiFePO4 bekerja optimal pada suhu 15–35°C. Suhu di atas 45°C mempercepat degradasi. Pastikan baterai ditempatkan di area yang berventilasi baik dan tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Periksa tegangan sel — Melalui aplikasi BMS atau display baterai, periksa tegangan setiap sel secara berkala. Perbedaan tegangan antar-sel yang melebihi 50mV bisa mengindikasikan sel yang mulai melemah atau BMS yang perlu dikalibrasi ulang.
  • Jangan biarkan baterai kosong dalam waktu lama — Jika sistem tidak digunakan selama berminggu-minggu (misalnya saat liburan panjang), pastikan baterai terisi minimal 50% sebelum ditinggal. Self-discharge yang perlahan bisa membuat baterai mencapai 0% dan merusak sel.
  • Periksa koneksi kabel baterai — Terminal baterai yang longgar menyebabkan resistansi tinggi dan panas. Kencangkan terminal setiap 6 bulan dengan torsi yang sesuai spesifikasi.

Kapan Baterai Harus Diganti?

Baterai LiFePO4 memiliki umur pakai 2.000–6.000 siklus tergantung kedalaman discharge (DoD). Tanda-tanda baterai mendekati akhir umur pakai:

  • Kapasitas usable turun di bawah 70% dari kapasitas awal.
  • Baterai penuh sangat cepat tapi juga habis sangat cepat (kapasitas menyusut).
  • BMS sering memutus aliran arus karena tegangan sel tidak seimbang.
  • Suhu baterai naik lebih cepat dari biasanya saat charging atau discharging.

Estimasi Biaya Perawatan Tahunan

Perawatan PLTS atap rumah relatif murah dibanding nilai penghematan yang dihasilkan:

Estimasi Biaya Perawatan Per Tahun:
──────────────────────────────────────────────
Item Perawatan                   Biaya/Tahun
──────────────────────────────────────────────
Pembersihan panel (mandiri)      Rp 0 (DIY)
Pembersihan panel (jasa)         Rp 300.000–600.000
Inspeksi teknisi profesional     Rp 500.000–1.000.000
Penggantian komponen kecil       Rp 0–500.000
  (fuse, konektor, kabel)
──────────────────────────────────────────────
Total (DIY + inspeksi tahunan)   Rp 500.000–1.000.000
Total (full jasa profesional)    Rp 800.000–1.500.000
──────────────────────────────────────────────
Catatan: Biaya di atas belum termasuk
penggantian besar (inverter, baterai)
yang terjadi setiap 10–15 tahun.

Anggaran Penggantian Komponen Jangka Panjang

Selain biaya perawatan rutin, siapkan anggaran untuk penggantian komponen besar:

Estimasi Penggantian Komponen (Sistem 3 kWp):
──────────────────────────────────────────────
Komponen        Tahun ke-   Estimasi Biaya
──────────────────────────────────────────────
Inverter        10–15       Rp 5–12 juta
Baterai*        10–15       Rp 12–18 juta
SCC MPPT*       10–15       Rp 2–4 juta
──────────────────────────────────────────────
* Hanya untuk sistem hybrid/off-grid

Total cadangan penggantian:
- On-grid:  ±Rp 8 juta  (inverter saja)
- Hybrid:   ±Rp 25 juta (inverter + baterai)
- Off-grid: ±Rp 30 juta (inverter + SCC + baterai)

Tips: Sisihkan Rp 50.000–100.000 per bulan ke rekening khusus "dana perawatan PLTS" agar Anda tidak terbebani saat waktunya penggantian tiba.

Checklist Perawatan PLTS untuk Pemilik Rumah

Berikut ringkasan checklist praktis yang bisa Anda cetak dan tempel di dekat inverter:

CHECKLIST PERAWATAN PLTS ATAP RUMAH
════════════════════════════════════════

BULANAN:
☐ Cek produksi harian di aplikasi monitoring
☐ Inspeksi visual panel dari bawah (kotoran, benda asing)

SETIAP 2–3 BULAN:
☐ Bersihkan permukaan panel (pagi/sore hari)
☐ Periksa pertumbuhan tanaman/pohon yang membuat bayangan

SETIAP 6 BULAN:
☐ Periksa konektor MC4 dan sambungan kabel
☐ Bersihkan debu di ventilasi inverter
☐ Periksa kekencangan baut mounting
☐ Periksa tegangan sel baterai (jika ada)
☐ Kencangkan terminal kabel baterai (jika ada)

SETIAP TAHUN:
☐ Inspeksi profesional oleh teknisi
☐ Periksa tegangan dan arus setiap string
☐ Uji impedansi grounding
☐ Pemindaian termal (untuk sistem >3 kWp)
☐ Bandingkan data monitoring vs meter aktual
☐ Catat total produksi tahunan vs tahun lalu

SETELAH CUACA EKSTREM:
☐ Periksa kerusakan fisik setelah hujan badai
☐ Periksa panel setelah hujan es
☐ Pastikan drainase air di atap tidak tersumbat

Kesimpulan

Perawatan PLTS atap rumah jauh lebih sederhana dan murah dibanding yang banyak orang bayangkan. Dengan biaya perawatan hanya Rp 500.000–1.500.000 per tahun — atau kurang dari 3% dari penghematan listrik tahunan — Anda dapat menjaga sistem PLTS tetap berproduksi optimal selama 25–30 tahun.

Kunci utamanya sederhana: jaga panel tetap bersih, pantau produksi secara rutin, jangan abaikan tanda-tanda masalah, dan lakukan inspeksi profesional minimal setahun sekali. Dengan perawatan yang konsisten, investasi PLTS atap Anda akan terus memberikan keuntungan jauh melampaui masa payback period.

PLTSPerawatanSolar PanelMaintenanceTips
Kembali ke semua artikel

Produk Pilihan

Jelajahi berbagai komponen mikrokontroler, sensor pintar, dan aksesori IoT terlengkap

Lighting

Lampu Peringatan Darurat Truk mobil box 4 LED Lampu Kedip Mode Runnin 6 Mode Flash-4 LED

(1045)
Rp 29.000
Stok Tersedia
Batteries

SCC PWM Untuk Baterai Lithium 30A Solar Charge Controller USB

(1442)
Rp 53.000
Stok Tersedia
Remote Controls

PWM Control Speed LED Dimmer DC 12 Sampai 24 Volt 8A Putih Casing

(1305)
Rp 19.000
Stok Tersedia
Electrical Testers & Multimeters

Peacefair PZEM-022 kWh meter digital 100A

(771)
Rp 220.000
Stok Tersedia
Batteries

Lifepo4 Cilindrical 32700 3.2V 6Ah Cell NEW

(657)
Rp 47.000
Stok Tersedia
Others

Lampu Demon Eyes Devil Eyes RGB App BILED Proji DC9-36V Universal

(1115)
Rp 55.000
Stok Tersedia
Electricity Savers

Techfine 3KVA 5KVA Solar Inverter 48V 24 v Off Grid Inverter for Solar System with MPPT Solar Charger

(873)
Rp 4.300.000
Stok Tersedia
Batteries

Lifepo4/Li-ion Battery Charger | 72V 60V 48V 36V, 3A 5A 8A Charger Baterai Pack Sepeda listrik & kendaraan listrik

(1180)
Rp 400.000
Stok Tersedia
Batteries

PZEM-015 50A100A 200A 300A DC 6.5-200V battery analyzer volt ampere watt meter

(1531)
Rp 185.000
Stok Tersedia
Electrical Safety

SPD DC 1000V 20KA Tomzn Surge Arrestar

(157)
Rp 140.000
Stok Tersedia
Electrical Testers & Multimeters

PZIOT E01 AC Din Rail Multifunction Meter 100A Wifi Bluetooth PZEM

(474)
Rp 220.000
Stok Tersedia
Electrical Safety

TOMZN MCB DC 2P 125 A 100A 80A DC 600 V MCB Circuit Breaker untuk Sistem PV C Kurva

(778)
Rp 135.000
Stok Tersedia
Electrical Safety

TOMZN Automatic Transfer Switch 2P 63A 100A 125A 230V MCB Tipe ATS Dual Power

(1012)
Rp 400.000
Stok Tersedia
Others

Slocable MC4 Connector Solar Panel Surya 40 A 1000 V Konektor Kabel PV

(417)
Rp 20.000
Stok Tersedia
Others

Kabel Relay H4 Drirect Bi-led Biled Projie PNP untuk 1 Cabang Premium

(267)
Rp 21.000
Stok Tersedia
Lighting

Shroud Biled Acrylic 5D Polosan Warna Putih PREMIUM

(1466)
Rp 130.000
Stok Tersedia
Lighting

Shroud Acrylic 2.5 inch & 3 inch 5D Glory Crystal Polosan Warna Putih Harga 1 PCS

(873)
Rp 130.000
Stok Tersedia
Lighting

Relay Lampu H4 Biled Motor HID Projector Projie LED Motor Mobil 1 LAMPU

(836)
Rp 47.000
Stok Tersedia
Lighting

Lampu Kedip Grill Depan Mobil 4 Mata 12 Volt Blue

(1277)
Rp 171.000
Stok Tersedia
Batteries

Lifepo4 3.2V 15Ah 32140 Baterai Lithium Besi Fosfat

(780)
Rp 75.000
Stok Tersedia
Network Cables & Connectors

Dongle inverter Wi-Fi + Bluetooth Solar plug-RWB1 pemantauan jaringan nirkabel untuk merek Techfine Konektor

(1488)
Rp 630.000
Stok Tersedia
Lighting

Kabel adapter sambungan Soket Konversi Ubah Soket Lampu Otomotif Mobil dari H4 female to H11 male

(220)
Rp 31.000
Stok Tersedia
Lighting

Braket Lampu Tembak Setang Motor CNC Universal Rotasi 360 derajat

(257)
Rp 45.000
Stok Tersedia
Others

Socket Soket Kabel Mobil Lampu H4 female /Cowok/Satu Pasang

(1210)
Rp 5.500
Stok Tersedia
Lighting

Lampu Led Truk Bis 12-24v Lampu Bak Truk Lampu Samping Bak Truk

(624)
Rp 15.000
Stok Tersedia
Lighting

Socket Cable Fog Lamp 1 set MALE / FEMALE - Soket Kabel Rumah Bohlam Lampu H11 H16 H8 H27

(882)
Rp 18.700
Stok Tersedia
Batteries

Battery Lifepo4 12v 100ah New Cell vision

(365)
Rp 1.700.000
Stok Tersedia
Others

DC 12V 24V Timer Delay Switch Control Hcw-M135

(467)
Rp 49.000
Stok Tersedia
Others

LVD/Low Voltage Disconect M609 DC Voltage Protection Module Lithium Battery 12-36V

(772)
Rp 34.000
Stok Tersedia
Remote Controls

Controller Remote Led Strip Rgb WS2811 WS2812B

(563)
Rp 39.000
Stok Tersedia
Tanya Toko Volt Ponorogo